Saturday, September 6, 2008

Matius 12:7

Matius 12:7                                          Jika memang 
                        kamu mengerti maksud firman ini: Yang 
                        Kukehendaki ialah belas kasihan dan
                        bukan persembahan, tentu kamu tidak 
                        menghukum orang yang tidak bersalah.

Pada pengertian belas kasihan yang ketiga ini, ada hubungannya dengan Sabat pada zaman perjanjian lama, yaitu zaman Daud dan dalam kitab Taurat, yang masih berlaku hingga saat ini, yaitu berpantang makan dan hukum-hukum dalam Bait Allah.
    Dengan hubungan pada kedua contoh yang Yesus katakan kepada orang-orang Farisi yang kurang percaya kepada-Nya tersebut, Yesus Kristus mengajukan pendapat-Nya akan (sekali lagi) perlunya rasa berbelas kasihan, walaupun di sini murid-murid Yesus melakukan sesuatu yang pada saat Sabat tidak boleh ataupun melanggar hukum Sabat, yaitu murid-murid Tuhan Yesus sampai memetik dan memakan bulir gandum pada hari Sabat.
    Namun Beliau memiliki ajaran yang utama, lebih perlu dan hukum yang baru untuk umat pengikut Yesus Kristus, yaitu lebih penting belas kasihan dari pada hari Sabat, yang melebihi Bait Allah. Dengan arti belas kasihan, yaitu: menyediakan waktu untuk mengasihi sesama pada hari Sabat walaupun sampai melanggar hukum yang sangat besar kuasanya ini, yaitu menahan lapar pada hari Sabat. 
    Akan tetapi orang-orang Farisi tersebut tidak dapat menghukum murid-murid Tuhan Yesus Kristus yang tidak bersalah tersebut. Karena pada dasarnya belas kasihan itu adalah Hukum Tuhan sendiri dan hanya Yesus Kristus-lah, Anak Manusia yang dapat mendeklarasikan hukum yang baru ini dan Beliau menjadi Tuhan atas hari Sabat sampai pada hari ini.

Posted by Sara at 13:58:40 | Permalink | No Comments »

Wednesday, August 20, 2008

Matius 9:36


Matius 9:36    
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati
                      Yesus oleh belas kasihan kepada mereka,
                       karena mereka lelah dan terlantar se-
                       perti domba yang tidak bergembala.

Yesus tergerak hati-Nya oleh belas kasihan yang kedua kalinya pada perjanjian baru ini. Kali ini Ia tergerak hati melihat kelelahan dan keterlantaran orang banyak yang mengikuti-Nya, seperti domba yang tidak bergembala, maksudnya di sini, saking banyaknya orang yang mengikuti-Nya, sehingga sangat sulit untuk terkendali. Kemudian dari pada itu, Ia berfirman kepada murid-muridnya.

Posted by Sara at 01:10:07 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, May 6, 2008

Matius 9:13


Matius 9:13 Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang
                   Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan,
                   karena Aku datang bukan memanggil orang benar,
                   melainkan orang berdosa.”

Cerita yang lengkapnya, ayat ini ditujukan kepada semua orang termasuk saya. Untuk mengingat betapa pentingnya belas kasihan itu, kalau kita mau datang kepada Yesus Kristus. Ayat ini merupakan ayat pertama dalam Kitab Perjanjian Baru yang terdapat kata “belas kasihan” di dalamnya.

Judul awal ayat terakhir ini mengutamakan pertemuan awal Matius pemungut cukai yang Yesus lihat ketika duduk di rumah cukai. Cerita ini juga menjelaskan pertentangan orang-orang Farisi dengan mengatakan sesuatu kepada murid-murid Yesus yang duduk dan makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa. Sehingga Yesus menjawab dengan ayat ini, yaitu sebagian besar dari jawaban-Nya.

Posted by Sara at 00:01:04 | Permalink | No Comments »